Uncategorized

Biaya Masuk Siswa Baru di SMPN 6 Sudah Melalui Kesepakatan

Biaya Masuk Siswa Baru di SMPN 6 Sudah Melalui Kesepakatan

Biaya Masuk Siswa Baru di SMPN 6 Sudah Melalui Kesepakatan

Siswa baru yang diterima pada SMP Negeri 6 Ambon sebanyak 415 siswa

, dengan biaya masuk melalui pengkajian serta kesepakatan bersama orang tua siswa dengan komite sekolah sebesar Rp.1.155.000 namun banyak orang tua siswa yang anaknya sudah diterima tidak menyetujui biaya masuk sebesar itu.

Kepala SMP Negeri 6 Ambon, Drs. Jantje. Mahulette.M.M.Pd, ketika ditemui Tribun-Maluku.Com diruang kerjanya Jumat (18/7) membenarkan, banyak orang tua siswa yang tidak setuju dengan pembayaran uang masuk persiswa sebesar Rp.1.155.000 padahal sewaktu berapat bersama komite, pihak sekolah dengan orang tua terjadi kesepakatan bersama tentang hal tersebut.

Dari 415 siswa yang diterima sebanyak 305 siswa sudah membayar

lunas sisa 100 siswa lebih yang belum, dimana didalamnya mengkoplein pembayaran sebesar itu dan orang tua yang komplein ini tidak mengerti karena mungkin saja tidak hadir saat rapat,‚ÄĚtandas Mahulette.

Menurutnya, uang masuk sebesar Rp. 1.155.000, atas kesepakatan bersama yang diperuntukan untuk pakaian seragam lengkap dengan atributnya, test IQ, kelengkapan foto untuk rapor, kursi meja, pagar, kursus ICT selama 6 bulan, termasuk Infokus, karena tahun ajaran baru sudah menggunakan kurkulum 2013.

Untuk meja kursi pengadaannya tidak bisa disediakan pemerintah

, sehingga sekolah mengantisipasi untuk membelinya.

Selain itu tidak bisa menggunakan dana BOS untuk pengadaan, karena tidak masuk dalam petunjuk pelaksanaannya.

Diungkapkan, pemanfaatan keuangan sekolah yang diambil dari siswa baru tidak dipamahi pihak orang tua, karena mungkin sewaktu diundang untuk rapat resmi disekolah mereka tidak hadir, sehingga terjadi pembicaraan diluar sekolah yang tidak menentu padahal dari pihak sekolah berupaya seluruh dana yang diterima itu untuk pembangunan kualitas sekolah.

Pihak orang tua seharusnya memberikan kepercayaan yang sungguh kepada sekolah untuk dapat melakukan proses belajar mengajar dengan baik dan luwes, karena bagiamanpun kita adalah mitra yakni guru, orang tua dan masyarakat yang harus bergandengan tangan untuk membangun pendidikan di sekolah ini dengan baik.(TM04)

 

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/pengertian-islam/