Pendidikan

Pesantren Harus Mampu Lahirkan Santri Inovatif

Pesantren Harus Mampu Lahirkan Santri Inovatif

Pesantren Harus Mampu Lahirkan Santri Inovatif

Menristekdikti Mohamad Nasir menyebut pesantren harus mampu melahirkan inventor

yang mampu menghasilkan inovasi. Sebab di era industri 4.0, pesantren tidak hanya menjadi pusat intelektual di bidang agama.

“Saya berharap dari pesantren lahir generasi-generasi muda Indonesia yang tidak hanya mampu mengaji tetapi juga mengkaji, yang tidak hanya berzikir tetapi juga terus berpikir, yang tidak hanya mampu mengolah jiwa tetapi juga menguasai iptek untuk mengolah data, tidak hanya lembaga pendidikan yang menghasilkan para scholars, tetapi juga akan lahir para inventor,” kata Nasir saat kuliah umum di STAI Al-Anwar Sarang, Rembang, belum lama ini.

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penganut agama Islam terbesar di dunia,

Studi Islam di Indonesia hendaknya didorong menjadi rujukan dunia. Oleh karena itu, institusi pendidikan islam Indonesia harus mampu membangun ‘branding’ agar dikenal di seluruh dunia.

“Cita-cita Indonesia menjadi destinasi studi Islam dunia bukan lagi sekadar mimpi.

Yang terpenting adalah bagaimana setiap lembaga mampu merumuskan ‘Institutional Branding-nya’ sehingga wajah Islam Indonesia menjadi pilihan destinasi studi Islam dunia,” terangnya.

Di hadapan mahasiswa dan santri, Nasir juga berpesan agar santri memiliki rasa bangga. Sebab, dulu juga ia merupakan santri di pesantren yang sama

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/GHW5SHM